KENAPA SIH ANAK MASUK DAYCARE?



Saat jatah cuti melahirkan semakin mendekati hari terakhir, disitulah para working mommy menjadi mendadak baper, karena membayangkan harus meninggalkan si bayi kecil di rumah. 


Hal itu pun terjadi kepada saya. Mendekati cuti melahirkan akan selesai, saya mulai sibuk tanya sana sini mencari pengasuh. Yap, pilihan tersebut saya dan suami ambil karena menurut saya dengan adanya pengasuh, maka anak kita akan lebih aman, karena berada di rumah. Pengasuh pun akan mendengarkan permintaan kita dalam menjaga anak. Berbeda bila anak kita diasuh oleh kakek neneknya, suatu waktu pasti kita pernah berselisih paham dengan mereka mengenai cara mengasuh anak..betulll??

Tapiiiii....masalah timbul saat pengasuh mulai berulah..

Setiap malam, saya hanya bisa menghela napas panjang, mencoba bersabar dan terkadang mengalah. Nanti saya ceritakan suka duka nya anak bila diasuh oleh pengasuh disini.Sampai suatu saat saya akhirnya memutuskan cut saja deh, daripada bikin sakit hati terus. Setelah pembantu cut, otomatis di rumah tinggal saya, suami dan si kecil. Mulailah lagi kebingungan mencari siapa yang akan mengurus si kecil saat saya dan suami bekerja. Sempat kami titipkan si kecil kepada sanak saudara, tapi tampaknya tidak cocok juga, sampai akhirnya saya dengan berbekal niat yang bulat, mulai mencari daycare yang berada tidak jauh dari rumah.

Akhirnya diputuskanlah, si kecil fix titip di daycare yang jaraknya sekitar 10 menit dari rumah dengan naik motor. Saat hari pertama titip daycare, perasaan saya campur aduk, khawatir, setiap inget anak pasti langsung WA pengasuhnya di daycare. Tapi Alhamdulillah, anak saya baik-baik saja.Saat saya jemput sore harinya dia terlihat senang. Hingga saat ini anak saya usia 13 bulan, dia masih saya titipkan daycare, belum ada niat untuk mencari pembantu lagi untuk di rumah, karena Alhamdulilah kemajuan perkembangan anak saya sejak dititip ke daycare cukup banyak.  

Berikut kelebihan daycare menurut saya:

1. Makan lebih lahap

Dulu waktu masih dirumah, dan di suapin sama pengasuh makannya bisa lamaaa banget..1x makan bisa 1.5 jam lebih. Sekarang sejak di daycare, kalau weekend saya suapin makan, setengah jam pun sudah ludes makanan 1 mangkok..hehe

2. Perkembangan motorik anak lebih cepat

Dulu waktu sama pengasuh, anak saya tidak seaktif sekarang. Saya perhatikan lewat CCTV di rumah, memang anaknya dulu itu lebih banyak dianggurin, jarang sekali diajak main.Sejak di daycare, si kecil jadi ga ada capenya. Perkembangan motoriknya dari duduk, merangkak, dan berjalan pun cepat.

3.  Anak mudah bersosialisasi

Apabila si kecil bertemu dengan anak-anak seusianya, dia tidak pernah malu-malu, langsung mendekati minta salaman...aihh lucu banget deh. Anak pun jadi lebih ceria, sering mengoceh, monyong-monyong, kalau ada lagu, ikut joget-joget dia. Lebih ceria pokonya.

4. Pengasuh lebih berpengalaman

Pengasuh daycare pasti sudah terbiasa mengasuh anak kecil, dan mereka pun pasti lebih fokus dalam mengurus anak, karena tidak usah direpotkan urusan rumah seperti bersih-bersih, cuci botol. Ada orang lain lagi yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Karena 1 pengasuh juga biasanya memegang lebih dari 1 anak, maka anak tidak akan kebanyakan di gendong, karena pasti pengasuh akan kerepotan. Hal itu membuat perkembangan anak menjadi lebih cepat berkembang.

5. No Galau No Baper

Ga ada acara sakit hati lagi gara-gara cara si mbak ga sesuai mengasuh anak atau pulang kampung. Bahkan dengan tidak adanya mbak di rumah, kami merasa lebih enjoy. Cape sih, pulang kerja langsung beberes, masak, main sama anak. But, we more happy than ago. Kerjaan rumah numpuk, anggep aja sekalian olahraga. jadi dijalanin pun tidak terpaksa.

Kalau ada yang bilang daycare mahal, itu tergantung sih, tapi menurut saya sama saja dengan menggaji pengasuh di rumah. Saya pribadi sih sebetulnya untuk anak yang masih kecil, lebih baik diasuh oleh orang yang berpengalaman, daripada oleh pengasuh di rumah yang rata-rata lulusan SMP atau bahkan SD.

Terimakasih
^__^ 




Komentar